FPIK Gelar Konferensi Internasional Perikanan dan Kelautan - 2nd KRIPIK Scifimas

Body: 

[fpik.unsoed.ac.id, Rab, 09/05/18] Setelah sukses dengan KRIPIK-Scifimas 2016 yang pertama, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNSOED bekerja sama dengan Pusat Studi Biosains Kelautan kembali menyelenggarakan konferensi "Komunikasi Ilmiah di Perikanan dan Ilmu Kelautan" (KRIPIK) atau bisa disebut sebagai "Scientific Communication in Fisheries and Marine Sciences” (SciFiMaS). Bertempat di Hall Hastinapura Hotel Java Heritage Purwokerto (8/5), Konferensi Internasional ini dihadiri oleh 300 peserta dan tamu undangan dari berbagai organisasi / institusi dengan latar belakang beragam baik dari pemerintah, bisnis, komunitas dan akademisi. Ketua Panitia Penyelenggara, Dr. Norman Arie Prayogo menyampaikan bahwa KRIPIK-SciFiMas 2018 datang dari gagasan penyatuan kembali visi dan komitmen para pemangku kepentingan perikanan dan kelautan di Indonesia untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui komunikasi ilmiah berdasarkan hasil penelitian dasar, ilmu terapan dan frontier di bidang ini.

Sesi konferensi yang dibuka oleh Rektor Universitas Jenderal Soedirman, mengetengahkan tiga Pembicara Tamu yang mewakili akademisi, pemerintah dan masyarakat, dan juga beberapa Pembicara Ahli dari  dalam maupun luar negeri. Rektor UNSOED, Prof. Dr. Ir. Suwarto, MS., dalam sambutannya membuka acara menyampaikan bahwa hakikat ilmu dan pengetahuan adalah mengabdikan diri pada peningkatan kualitas kehidupan manusia. Dibutuhkan riset, pengembangan dan inovasi yang berorientasi untuk menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat. Hal ini berlaku juga dalam pengelolaan sumberdaya maritim, yang merupakan potensial untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. “Dalam konteks ini UNSOED  sebagai institusi perguruan tinggi berupaya menerjemahkan komitmen dan dukungannya melalui penyiapan sumberdaya manusia kelautan dan perikanan yang handal serta riset-riset yang memiliki dimensi tepat guna dan hasil guna,” Rektor menegaskan.

Usai upacara pembukaan, dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari Tiga Pembicara Tamu. Direktur Riset dan Pengabdian Kementerian Ristekdikti, Prof.Ocky Karna Radjasa, M.Sc, Ph.D., dengan materi Role of University Research to Enforce the Sustainable Development in Fisheries and Marine Sciences Field; Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan Dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, M Zulficar Mochtar, M.Sc; dan Pelopor Konservasi Mangrove di Segara Anakan, Thomas Heri Wahyono dengan materi Kelompok Krida Wana Lestari Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut Cilacap. Selepas istirahat siang, Pembicara Ahli mengisi sesi pemaparan selanjutnya. Sesi 1, Prof. Xuelei Zhang (First Insitute of Oceanography, China), Dr. R. Dwi Susanto (Department of Atmospheric and Oceanic Science, University of Maryland, Amerika Serikat), Dr. Agung Dhamar Syakti (UMRAH, Indonesia). Sesi 2, Associate Prof. Ryutaro Akiyama (Nara Institute of Science and Technology, Jepang), Prof. Il So Moon (Dongguk University, College of Medicine, Korea Selatan), dan Ir. Purnama Sukardi (UNSOED). Sesi 3, Dr. Nils Moosdorf (Leibniz Cnetre for Tropical Marine Research/ZMT, Jerman), Associate Pof. Le Cong Tru (Nong Lam University, Vietnam) dan Prof. Wei Dong (National Marine Environmental Forecasting Center, State Oceanic Administration, China).
  

Maju Terus Pantang Mundur, Tak Kenal Menyerah!(Or)

Trending Topic

Education - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.