FPIK Unsoed Ikut Berperan dalam Penyusunan Rekomendasi Pengelolaan Perikanan Indonesia

Gambar: 
Body: 

Dalam rangka operasionalisasi Lembaga Pengelolaan Perikanan - Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI), Direktorat Pengelolaan Sumberdaya Ikan KKP melaksanakan Panel Ilmiah Lembaga Pengelolaan Perikanan WPPNRI. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan draft rekomendasi pengelolaan perikanan terhadap kelompok jenis perikanan prioritas untuk dikelola. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 26-27 Juli 2018 di IPB Convention Center, Bogor.

Sebagai bentuk kepercayaan terhadap FPIK Unsoed, KKP mengundang Dr. F. Eko Dwi Haryono sebagai panelis pada acara Panel Ilmiah tersebut. Doktor dengan predikat Cumlaude dari PS MSDP Undip ini dipercaya untuk merumuskan model pengelolaan perikanan lobster bersama dengan para pakar lobster lainnya. Selain lobster, beberapa sumberdaya perikanan lainnya yang juga dibahas pada kesempatan tersebut adalah ikan kerapu, kakap, ikan karang, ikan demersal, udang, rajungan dan kepiting. Bertindak sebagai panelis, berbagai ahli dari beberapa universitas terkemuka di Indonesia, KKP, WSC, WWF dan TNC turut hadir pada kegiatan tersebut.

Pada hari pertama dari rangkaian acara, Dr. F. Eko Dwi Haryono bersama timnya melakukan diskusi intensif terkait kajian sumberdaya perikanan penting dalam bentuk diskusi panel. Hasil diskusi tersebut kemudian dipresentasikan pada diskusi pleno pada hari ke dua yang kemudian akan dirumuskan menjadi draft rekomendasi tindakan pengelolaan.

Berbekal pengalaman penelitian, partisipasi dalam pertemuan ilmiah dan sebagai pelaku usaha lobster, Dr. F. Eko Dwi Haryono bersama timnya akan mampu merumuskan model pengelolaan perikanan Lobster yang tepat sesuai dengan kondisi dan potensinya di indonesia. Model pengelolaan ini diharapkan dapat diterapkan di Indonesia agar pemanfaatan sumberdaya lobster dapat optimal dan lestari.

Trending Topic

Education - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.