Mahasiswa FPIK Unsoed Juara 1 Cabang Hifzhil Qur’an MTQ Mahasiswa Tingkat Nasional

Gambar: 
Body: 

Kafilah Universitas Jenderal Soedirman dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Tingkat Nasional ke 14 di UI Depok, berhasil merebut Juara 1 Cabang Hifzhil Qur’an atau hafalan Qur’an.  Adalah Aziz Mukhsin prodi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan mengukir nama Unsoed dalam ajang kompetisi ini.  Mahasiswa asal Berau Kalimantan Timur ini terharu dan cukup terkejut dengan capaiannya ini karena berhasil menjadi yang terbaik diantara 197 Mahasiswa peserta cabang tahfidz.  “Alhamdulillah, awalnya tak percaya bisa menjadi yang terbaik tingkat nasional cabang hafalan, tapi semua karena ijin Allah,” ungkapnya.   Dalam ajang final yang berlangsung Tanggal 6 Agustus 2015, menghadapi perwakilan tuan rumah UI dan UNDIP di Final, Aziz Mukhsin menggunakan irama Syaikh Abdurrahman Alhudayfi (Imam Masjid Nabawi).  “Alhamdulillah mendapat Juara 1,” jelasnya.

Capaian Aziz tidaklah diraih dengan mudah.  Mahasiswa Ilmu Kelautan yang sampai saat ini juga menjadi santri di Ponpes Ath-Thohiriyyah Purwokerto ini mulai menghafal sejak kelas 5 SD.  “Saya mulai menghafal Qur’an sejak kelas 5 SD di Pesantren di Berau Kaltim dan dilanjutkan di SMP dan MAN Berau,” ungkapnya.  Saat ini Aziz sedang dalam proses mengkhatamkan hafaan Qur’annya.  Diantara yang memotivasinya untuk gigih menghafal Al-Qur’an adalah keistimewaan yang diberikan Allah SWT.  “Alloh akan memberikan setidaknya tiga keistimewaan yaitu para penghafal Qur’an akan keluar dari dunia selayaknya keluarnya nabi-nabi, dibangkitkan bersama nabi, dan memperoleh pahala nabi-nabi,” ungkapnya.  Selama menghafal Qur’an, Azis melakukannya dengan senang hati dan bahagia. “Hampir tidak ada duka yang saya alami ketika menghafal, sebab semuanya mendapat pahala,” jelasnya.  Khusus untuk persiapan MTQ Nasional, Azis melakukan dua jenis latihan yaitu latihan pernafasan dan irama.  “Untuk pernafasan saya lakukan dengan latihan lari dan menahan nafas semampu mungkin, sedangkan untuk irama saya belajar dari kaset murotal,” jelasnya

Fokus terhadap hafalan Qur’an tidak membuat Aziz melupakan kuliahnya.  Aziz juga tetap menekuni bidang kompetensinya yaitu Coral Desease dan Penginderaan Jauh Kelautan.  “Menghafal Qur’an dan belajar justru bisa seiring sejalan karena kita terbiasa menggunakan otak kita dan mengatur waktu,” ungkapnya.

(sumber : unsoed.ac.id)

Trending Topic

Education - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.