Purwokerto, 21 April 2026 – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) kembali menggelar acara Lokakarya Akselerasi Pembuatan Proposal Nasional dan Internasional yang diselenggarakan selama tiga hari mulai 21 hingga 23 April 2026. Acara yang diadakan secara hybrid ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam menulis proposal hibah penelitian, baik nasional maupun internasional.
Pada hari pertama, acara dimulai pada pukul 09.00 WIB di Ruang Cempaka, Pascasarjana UNSOED, dan dihadiri oleh lebih dari 60 dosen dan mahasiswa baik secara daring maupun luring. Hadir dalam acara tersebut para pimpinan FPIK UNSOED, yaitu Wakil Dekan bidang akademik Dr. Nuning Vita Hidayati, S.Pi., M.Si., Wakil Dekan bidang kemahasiswaan, alumni dan kerjasama Teuku Junaidi, S.E., M.Pi., dan Direktur Pascasarjana Prof. Dr. rer. nat. Imam Widhiono, MS. Selain itu, turut hadir juga narasumber terkemuka, yaitu Prof. Dr. Rifda Naufalin dari Fakultas Pertanian UNSOED, Prof. Dr. Eng. Ir. Retno Supriyanti dari Fakultas Teknik UNSOED, serta Dr. rer. nat. Andri Frediansyah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ketua panitia, Dr. rer. nat. Riyanti, S.T., M.Biotech, memberikan laporan pelaksanaan kegiatan yang diikuti dengan pembukaan acara oleh Dekan FPIK yang diwakili wakil Dekan bidang akademik.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai penulisan proposal hibah penelitian nasional oleh para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Sesi berikutnya, peserta mengikuti klinik pembimbingan proposal hibah penelitian nasional, di mana para peserta dibagi berdasarkan peminatan hibah riset masing-masing untuk mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber.
Acara ini merupakan bagian dari komitmen FPIK UNSOED untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi akademik di tingkat nasional dan internasional serta memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dalam pembuatan proposal hibah yang kompetitif. Selain itu kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya IKU 6, terkait peningkatan riset kolaboratif internasional dan publikasi bereputasi, serta IKU 7, yang berkontribusi pada pencapaian SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).