arsip fpik

Purwokerto, 26 Agustus 2026 – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menerima Mahasiswa peserta International Student Mobility Program dari Kulliyyah of Science, International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai salah satu bentuk implementasi kerja sama. Setelah sebelumnya dilaksanakan implementasi kunjungan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelutan (FPIK) Unsoed, Prof. Dr. Ir. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si., IPU. ASEAN Eng bertolak hadir ke IIUM, Malaysia 13 – 15 Juli 2026 pada implementasi kerjasama dalam Agenda Seminar International “Marine Biodiversity and Coastal Sustainability : Navigating Ecosystem Health, Innovation and Aquaculture Futures 2026” dengan pemaparan Guest speaker dari Dosen dari FPIK Unsoed, Dr. Ir. Rose Dewi, S.Kel., M.Si., IPU., ASEAN Eng dan dan Dr. Taufik Budi Pramono, S.Pi., M.Si. 

Lebih lanjut disampaikan T. Junaidi, selaku Wakil Dekan 3 bidang Kemahasiswaan dan Alumni, bentuk implementasi kerjasama International Student Mobility dalam bidang pendidikan, pengembangan akademik, serta pertukaran budaya yang dilaksanakan di FPIK ini berlangsung selama periode Maret hingga Agustus 2026, diikuti oleh tiga Mahasiswa Kulliyyah of Science, IIUM yakni Ahmad Hazim, Syamimi Syamilah M. M., dan Aisyah Rafhanah R. Selama mengikuti program, Mahasiswa IIUM memperoleh kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik FPIK UNSOED serta terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan pembelajaran, praktikum lapang/ laboratorium, pengembangan proyek, dan aktivitas pengenalan budaya Indonesia.

Pelaksanaan program International Student Mobility IIUM ke FPIK UNSOED mendapat dukungan penuh dari Pimpinan beserta jajarannya serta seluruh Civitas Akademika Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNSOED, hal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan, mulai dari penerimaan Mahasiswa internasional, fasilitasi kegiatan akademik, hingga berbagai aktivitas pengembangan kompetensi selama Mahasiswa menjalani program mobilitas di FPIK UNSOED.

Selama mengikuti program, Mahasiswa IIUM terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan akademik di beberapa bidang keilmuan FPIK UNSOED, di antaranya melalui kegiatan magang bidang Akuakultur dan Teknologi Hasil Perikanan (THP) di Kabupaten Banjarnegara. Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa memperoleh pengalaman secara langsung mengenai penerapan budidaya perikanan hingga proses pengolahan hasil perikanan. Selain kegiatan magang, Mahasiswa IIUM juga berkesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek fakultas yang memberikan pengalaman mengenai lingkungan akademik, kegiatan pengembangan inovasi, serta kolaborasi bersama civitas akademika FPIK UNSOED.

Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), Mahasiswa IIUM turut mengikuti kegiatan praktikum lapang mata kuliah Ekologi Perairan ke Pantai Sodong, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada Mahasiswa untuk melakukan pengamatan secara langsung terhadap kondisi ekosistem perairan, mengenal berbagai komponen penyusun lingkungan perairan, serta memahami interaksi antara faktor biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem. Melalui kegiatan praktikum lapang tersebut, Mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan konsep ekologi perairan yang telah dipelajari secara teoritis ke dalam kondisi lingkungan nyata, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai karakteristik dan dinamika ekosistem pesisir.

Mahasiswa IIUM juga terlibat dalam kegiatan pengembangan kewirausahaan melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) FPIK UNSOED. Dalam kegiatan tersebut, Mahasiswa berkolaborasi dalam mengembangkan dua proyek inovasi, yaitu Papa Flok yang mengangkat konsep Inovasi Probiotik Berbasis Pepaya untuk Optimalisasi Sistem Bioflok pada Budidaya Perikanan Berkelanjutan, serta AquaVannex dengan fokus pada Ekstrak Astaxanthin Alami Berbasis Limbah Karapas Udang Vannamei Sebagai Feed Additive Untuk Meningkatkan Warna Ikan Hias. Keterlibatan Mahasiswa dalam program ini menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan di bidang perikanan sekaligus mengembangkan kreativitas, kemampuan inovasi, dan jiwa kewirausahaan.

 

Description: WhatsApp Image 2026-08-27 at 20.15.56

Selain mengikuti berbagai kegiatan akademik, Mahasiswa IIUM juga memperoleh kesempatan untuk mengenal budaya dan kearifan lokal Indonesia melalui kegiatan pertukaran budaya (cultural exchange) bersama Mahasiswa FPIK UNSOED. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengalaman Mahasiswa dalam memahami keberagaman budaya serta potensi lokal masyarakat sekitar. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Mahasiswa IIUM diperkenalkan dengan berbagai produk khas daerah, mulai dari mencicipi kuliner tradisional seperti getuk goreng khas Sokaraja dan berbagai mendoan khas Banyumas, hingga mengenal produk budaya Indonesia berupa batik dan pakaian tradisional seperti kebaya. Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa mendapatkan pengalaman secara langsung mengenai kekayaan budaya Indonesia, tidak hanya melalui interaksi dengan masyarakat lokal, tetapi juga melalui pengenalan terhadap hasil karya, kuliner, dan tradisi yang menjadi identitas budaya Indonesia. Kegiatan ini turut memperkuat hubungan antar Mahasiswa serta menjadi pengalaman berharga dalam membangun pemahaman lintas budaya selama pelaksanaan program mobilitas internasional.

Melalui pelaksanaan International Student Mobility Program IIUM ke FPIK UNSOED, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi Mahasiswa dalam meningkatkan wawasan akademik, pengalaman internasional, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan multikultural. Program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kerja sama antara FPIK UNSOED dan IIUM serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia perikanan dan ilmu kelautan.