PURWOKERTO — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) memperkuat pengembangan dan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui Workshop Penguatan Kurikulum OBE dan SDGs, yang dilaksanakan di Integrated Academic Building Unsoed, Purwokerto, pada 23 September 2025.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang Akademik, Dr.Nuning Vita Hidayati, M.Si menyampaikan bahwa penguatan kurikulum merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kurikulum harus mampu menjawab perubahan lingkungan strategis, baik pada tingkat nasional maupun global, dengan tetap mempertahankan karakter dan keunggulan institusi.
Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan seluruh program studi di lingkungan FPIK UNSOED mampu melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan (continuous improvement) sesuai dengan prinsip PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarprogram studi dalam menghasilkan sistem pembelajaran yang lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Dengan implementasi kurikulum OBE yang terintegrasi dengan SDGs, FPIK UNSOED berkomitmen untuk memastikan kurikulum program studi tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, perkembangan riset, serta tantangan keilmuan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FPIK UNSOED dalam memperkuat budaya mutu Pendidikan.
Workshop dihadiri oleh Dekan Prof. Dr. Ir. Endang Hilmi, SHut, MSi, IPU, AseanEng, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ir. Rose Dewi, S.Kel., M.Si., IPU., ASEAN Eng. Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni T. Junaidi, S.E., M.Pi. Ketua Jurusan Dr. Taufik Budhi Pramono, S.Pi. M.Si, koordinator program studi, Gugus Penjamin Mutu (GPM), Gugus Kendali Mutu GKM), Tim Kurikulum, Dosen, tendik dan perwakilan mahasiswa.
Workshop juga menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar internal dan eksternal sebagai narasumber dengan kompetensi pada bidang pengembangan kurikulum, OBE, SDGs, pendidikan tinggi, serta pendidikan perikanan dan kelautan. Rangkaian kegiatan melibatkan seluruh unsur sivitas akademik FPIK, juga melibatkan Alumni, Mitra, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Kegiatan workshop yang terbagi dalam 4 sesi juga debarengi dengan Peluncuran Perdana Prodi Doktor Sains Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNSOED melalui Pemotongan tumpeng oleh Dekan beserta jajaran sebagai perwujudan syukur atas ijin pembukaan Program Foktor Sains Perikanan di FPIK UNSOED.
Kegiatan workshop terbagi dalam 4 sesi. Sesi pertama workshop dipandu oleh Prof. Dr. Ir. Petrus Hary Tjahja Soedibya, M.S., IPU., ASEAN.Eng, Dengan narasumber Riski Agung Lestariadi, S.Pi., M.P., Ph.D. dari Universitas Brawijaya menyampaikan materi “Pengembangan dan Implementasi Kurikulum OBE pada Pendidikan Sarjana Magister dan Doktor bidang Perikanan maupun Kelautan.” Materi tersebut memberikan perspektif mengenai pengembangan dan implementasi OBE secara lebih spesifik pada pendidikan sarjana-magister-doktor bidang perikanan dan kelautan.
Sesi kedua workshop dipandu oleh Emyliana Listiowati, M.Si sebagi Moderator. Hadir sebagai pembicara pada sesi ini Dedy Noerhasan, S.T., M.Si, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Banyumas dengan tema “Penyelarasan Kurikulum OBE dengan Rencana Pembangunan Daerah: Menyiapkan Lulusan yang Adaptif terhadap Tantangan Masa Depan” dan Khotoh Suraikhanah, S.Pi.,M.Si Penyuluh Perikanan Kabupaten Banyumas dengan tema ” Link and Match Kurikulum OBE dengan Kebutuhan Masyarakat Perikanan: Perspektif Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat”
Sesi ketiga workshop dipandu oleh Dr. Dyahruri Sanjayasari, M.Si., CIIQA sebagai moderator. Materi ketiga disampaikan oleh ketua LPMPP UNSOED, Prof. Ir. Juni Sumarmono, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, dengan topik “Menguatkan Budaya Mutu melalui Kurikulum Berbasis Outcome: Strategi Implementasi OBE untuk Pendidikan Tinggi yang Adaptif dan Berkelanjutan.” Materi berikutnya disampaikan oleh Ketua SDGs UNSOED, Prof. Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos., M.Si., dengan topik “From Global Goals to Learning Outcomes: Mengintegrasikan SDGs ke dalam Kurikulum Perguruan Tinggi.”
Setelah rangkaian pemaparan dan diskusi, di sesi ke empat peserta melakukan pembahasan kurikulum masing-masing program studi secara lebih spesifik. Sesi ini diarahkan untuk menerjemahkan berbagai gagasan mengenai OBE, SDGs, budaya mutu, riset, dan tantangan keilmuan masa depan ke dalam pengembangan kurikulum pada tingkat program studi. Sesi ini merupakan bagian penting workshop karena pada sesi ini kurikulum masing-masing program studi ditelaah oleh narasumber mitra, DUDI, alumni dan Mahasiswa. Pada sesi ini memberikan ruang bagi program studi untuk melakukan refleksi dan pembahasan terhadap kurikulum yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperkuat agar kurikulum semakin berorientasi pada capaian pembelajaran dan relevan dengan perkembangan bidang perikanan dan kelautanHasil diskusi selanjutnya dipaparkan oleh Koordinator Program Studi (Koorprodi). Paparan hasil diskusi menjadi bagian penting dalam mendokumentasikan proses pengembangan kurikulum sekaligus memperlihatkan keterlibatan program studi dalam memastikan keberlanjutan implementasi hasil workshop.
Setelah seluruh rangkainan kegiatan workshop selesai dilaksanakan, agenda ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya acara.


