arsip fpik

Purwokerto, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menerima kunjungan delegasi Fakultas Peternakan Universitas Jambi dalam rangka penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA), yang dilaksanakan pada Selasa, 5 Agustus 2026 di Ruang Rapat Gedung A FPIK Unsoed.

Delegasi Universitas Jambi dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ir. Hj. Nurhayati, M.Sc. agr., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Prof. Dr. Ir. Mairizal, M.Si., beserta jajaran dosen dan tim kerja sama. Sementara itu, dari pihak FPIK Unsoed, kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, serta Tim Kerjasama FPIK Unsoed.

Penyerahan cinderamata dari FPIK Unsoed kepada delegasi Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi, dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan, Wakil Dekan, dan perwakilan jurusan kedua belah pihak. Selanjutnya, Dekan FPIK Unsoed, Prof. Dr. Ir. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si., memaparkan profil FPIK Unsoed kepada delegasi Universitas Jambi. Pembahasan substansi kerja sama kemudian dipimpin oleh A. Malik Firdaus, M.I.L., sebelum akhirnya kedua pihak menandatangani dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Diskusi pembahasan substansi kerja sama antara FPIK Unsoed dan Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Dalam sesi diskusi, delegasi Universitas Jambi menjelaskan bahwa bidang perikanan di institusinya masih berada di bawah naungan Fakultas Peternakan, yang membawahi dua jurusan, yaitu Perikanan dan Peternakan. Fakultas Peternakan Universitas Jambi turut menyediakan beasiswa daerah bagi mahasiswa putra daerah pada program studi D3 Teknologi Hasil Perikanan.

Delegasi Universitas Jambi juga menyampaikan tantangan yang dihadapi terkait keterbatasan sumber daya dosen, di mana sejumlah dosen perlu melanjutkan studi lanjut, sementara unit atau fakultas kerap mengalami kekurangan tenaga pengajar selama masa izin belajar atau tugas belajar tersebut. Untuk mengatasi hal ini, kedua fakultas sepakat menjajaki kolaborasi penelitian bersama serta pertukaran narasumber agar implementasi kerja sama dapat memberikan dampak yang lebih nyata.

Selain itu, Universitas Jambi tengah merencanakan pembukaan dua program studi baru, yaitu S1 Ilmu Kelautan dan S1 Akuakultur, sehingga diskusi turut diarahkan pada upaya benchmarking untuk menentukan ciri khas kedua program studi tersebut. Sebagai bentuk implementasi awal kerja sama, kedua pihak merencanakan kegiatan kuliah umum bertajuk “Prof. Hary Talk” yang akan diselenggarakan pada September 2026.

Foto bersama delegasi Fakultas Peternakan Universitas Jambi dan sivitas akademika FPIK Unsoed

Dari sisi FPIK Unsoed, dijelaskan bahwa perkuliahan berbasis hybrid saat ini diterapkan terutama untuk mendukung mahasiswa asing, serta terbuka peluang bagi dosen FPIK untuk turut mengajar di perguruan tinggi mitra selama sesuai dengan ketentuan masing-masing institusi. Program studi S1 Ilmu Kelautan menerapkan kurikulum baru tahun 2024, dengan ketentuan mata kuliah wajib diselesaikan pada semester 1 hingga 5, sementara mulai semester 6 mahasiswa dapat mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dapat dikonversi hingga 15 SKS setiap semester, dengan total keseluruhan 142 SKS.

Sementara itu, Program Studi S1 Akuakultur memiliki dua desa binaan yang digunakan sebagai lokasi magang mahasiswa sekaligus kerja sama dengan pemerintah provinsi dalam pengembangan program minapadi dan wisata. Adapun Program Studi S1 Manajemen Sumberdaya Perairan berfokus pada kajian wilayah pesisir dan mangrove, dinamika populasi, serta bioteknologi kelautan.

Delegasi Universitas Jambi meninjau fasilitas laboratorium dan kolam FPIK Unsoed

Kegiatan kunjungan turut diisi dengan peninjauan fasilitas laboratorium dan kolam milik FPIK Unsoed, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sarana dan prasarana penunjang tridarma perguruan tinggi yang dimiliki fakultas kepada delegasi Universitas Jambi. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi ramah tamah yang mempererat hubungan kelembagaan antara kedua fakultas.

Sesi ramah tamah antara FPIK Unsoed dan delegasi Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Secara keseluruhan, kerja sama antara FPIK Unsoed dan Fakultas Peternakan Universitas Jambi difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu bidang pendidikan melalui skema pertukaran mahasiswa dan berbagi pakai dosen (sharing dosen), bidang penelitian melalui kolaborasi riset bersama, serta bidang pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di kedua institusi.

Melalui penandatanganan MoA dan IA ini, FPIK Unsoed berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi guna mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang perikanan dan kelautan.